Sribu.com berbincang dengan Mr. Sanee yang baru saja terdaulat sebagai designer of the year Sribu untuk tahun 2012.

 

“Ibarat pisau, desainer harus terus mengasah ide dan kemampuannya dengan berkompetisi.” – Mr. Sanee.

mr. sanee

Merupakan sebuah kebanggaan bisa menerima predikat sebagai designer of the year Sribu, dan hal itulah yang dialami oleh Mr. Sanee yang merupakan Designer of the Year 2012 di Sribu.com. Cukup lama malang melintang dalam dunia desain, terutama desain packaging (kemasan), Mr. Sanee semangat memberikan komentar dan tips bagi para desainer untuk dapat terus mengembangkan talenta dan kemampuannya. Simak obrolan Mr. Sanee dengan Wenes dari Sribu.com berikut ini.

Wenes (W): Hey, Mr. Sanee. Senang sekali mendapat kesempatan berbincang dengan kamu. Bisa diceritakan sedikit mengenai kegiatan kamu sehari-hari?

Mr. Sanee (S): Hai, saya juga senang bisa ngobrol-ngobrol dengan Sribu.com. Untuk kegiatan sehari-hari, karena saat ini saya masih bekerja di salah satu perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia, pastinya waktu saya banyak tersita untuk mengerjakan tugas-tugas kantor. Tapi, tentu saja, saya tidak pernah absen mengakses Sribu.com. Bahkan, setiap pagi, sebelum saya mulai mengerjakan tugas-tugas kantor, saya selalu menyempatkan diri untuk buka Sribu.com dulu, sekedar untuk melihat-lihat kontes desain apa saja yang sedang aktif. Setelah itu, barulah saya fokus menyelesaikan pekerjaan utama saya.

Nah, sore hari, saat tugas-tugas saya sudah selesai dikerjakan, saya buka lagi tuh Sribu.com. Lalu, saya cermati brief kontes yang ada, sambil mencari-cari ide yang bisa saya aplikasikan. Kalau sudah ketemu idenya, langsung deh saya kerjakan. Biasanya sih, kalau idenya sudah bercokol di kepala, pengerjaannya hanya memakan waktu beberapa jam saja. Yang susah, ya mencari dan menemukan idenya.

” kalau idenya sudah bercokol di kepala, pengerjaannya hanya memakan waktu beberapa jam saja. Yang susah, ya mencari dan menemukan idenya”

W: Jadi, gimana tuh bagi waktunya antara pekerjaan utama dengan pengerjaan proyek-proyek desain dari Sribu.com?

S: Selama ini, jujur saja, saya jarang mengalami kesulitan untuk membagi waktu. Tentu saja, saya akan mengutamakan pekerjaan kantor saya dulu. Jadi, saya baru akan mengerjakan desain-desain untuk keperluan kompetisi di Sribu.com setelah tugas-tugas kantor saya selesai.

W: Bisa share ke sribuddies nggak, apa sih suka dukanya menjadi seorang desainer?

S: Sebenarnya, saya lebih banyak merasakan sukanya sebagai desainer ya. Intinya, buat saya, agar bisa menjadi desainer yang baik, kita harus memiliki mentor. Terutama dalam bidang desain packaging ya, desainer packaging pemula sebaiknya memiliki mentor atau setidaknya panutan yang bisa ia contoh. Tentu saja, bukan berarti mencontoh mentah-mentah hasil karya orang lain ya. Itu namanya plagiat. Tapi, mencoba mencari inspirasi dan mencermati karya-karya desain dari desainer terkemuka. Hal ini akan sangat membantu untuk melahirkan ide-ide kreatif yang bisa digunakan saat ingin membuat karya desainmu sendiri. Selain itu, coba perluas wawasan kamu, misalnya dengan banyak melihat karya desain, tak hanya di medium cetak saja, tapi bisa juga melalui medium televisi ataupun video di internet. Ini juga bisa memberikan kita banyak ide-ide kreatif.

Selain mentor, menurut saya, untuk menjadi desainer yang handal, perlu jam terbang yang tinggi. Jadi, perlu proses, perlu banyak latihan juga. Dengan begitu, kita bisa tahu karya-karya desain seperti apa yang diminati publik atau klien atau – dalam hal Sribu.com – CH atau contest holder. Seperti dalam hal desain packaging, misalnya. Dari pengalaman saya, kebanyakan klien menginginkan desain packaging yang colorful, dengan permainan warna-warna kontras. Pengetahuan ini tentu saja baru bisa kamu dapatkan dengan terus aktif berkecimpung dalam dunia desain, dan mencermati tren desain yang ada. Itu sebabnya, jam terbang memiliki faktor tersendiri dalam hal menentukan kualitas seorang desainer.

 “menjadi desainer yang handal, perlu jam terbang yang tinggi. Jadi, perlu proses, perlu banyak latihan juga. Dengan begitu, kita bisa tahu karya-karya desain seperti apa yang diminati publik atau klien”

Yang terakhir, namun juga terutama, adalah taste atau selera desain. Ini penting sekali, karena bagaimana mungkin kita bisa mengakui diri kita desainer, jika taste atau selera desain saja tidak kita miliki. Menurut saya, desainer yang hanya memiliki skill atau kemampuan desain saja, tanpa memiliki taste atau selera desain, ibarat mesin yang tidak memiliki operator. Jadi, lepas kendali dan tidak bisa beroperasi secara maksimal.

W: Bisa diceritakan sedikit, bagaimana perjalanan Mr. Sanee sejak bergabung dengan Sribu.com? Kapan mulai bergabung, dan hingga saat ini sudah memenangkan berapa kompetisi?

S: Saya mulai bergabung dengan Sribu.com pada bulan Februari 2012. Saat itu, kompetisi pertama yang saya ikuti adalah kompetisi desain packaging Jam’O’Jam yang diselenggarakan oleh Mayora. Saya antusias, karena desain packaging memang bidang utama saya. Dan, saya makin senang, karena saya keluar sebagai pemenang. Sejak saat itu, saya terus rajin mengikuti kontes-kontes desain yang diselenggarakan di Sribu.com, hingga saya berhasil memenangkan 20 kontes desain sampai saat ini.

W: Ada nggak kontes desain yang paling berkesan bagi kamu, dan mengapa?

S: Semua kontes desain menurut saya sama berkesannya. Tapi, kalau boleh menyebut satu kontes yang menurut saya paling berkesan adalah kontes desain maskot untuk produsen botol plastik. Kenapa saya bilang berkesan? Karena, kalau saya perhatikan, saat itu pesaing-pesaing saya mengirimkan karya desain yang bagus-bagus semua. Kontesnya benar-benar ketat. Eh, tanpa sepengetahuan saya, ternyata CH (contest holder)-nya menghubungi pihak Sribu.com untuk menanyakan nomor kontak saya. Lalu, malamnya saya dihubungi oleh CH. Ia mengaku tertarik dengan desain yang saya buat, dan dia menanyakan apakah ia bisa mendapatkan semua file aslinya jika saya terpilih sebagai pemenang. Lalu, ia juga menanyakan apakah saya bisa menambahkan beberapa desain lainnya. Ya, lalu saya bilang, tentu saja boleh, karena memang saya membuat desain ini untuk keperluan kompetisi. Jadi, kalau memang saya menang dalam kompetisi ini, tentu saya akan memberikan semua yang memang sudah menjadi hak CH. Lalu, besok paginya, saya lihat di Sribu.com, saya terpilih sebagai pemenang.

Kontes lainnya yang berkesan menurut saya adalah kontes desain label untuk produk madu kemasan. Kenapa berkesan? Karena, saya sangat menikmati proses desain packaging tersebut. Plus, saya kebetulan memang sudah pernah membuat desain packaging untuk produk madu, jadi saya cukup terbantu.

W: Ada nggak desainer di Sribu.com yang menurut kamu saingan terberat?

S: Saya selalu menganggap, semua desainer yang ikut dalam kompetisi yang sama dengan saya adalah saingan yang sama beratnya. Sebab, memang setiap desainer memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa selalu ada faktor X yang ikut bermain, yakni faktor keberuntungan dan Tuhan. Jadi, terkadang karya desain yang sebenarnya tidak dijagokan justru bisa saja keluar sebagai pemenang. Karena itu, saya rasa semua desainer harus dianggap sebagai pesaing yang sama tarafnya.

Meski, jujur saja, ada beberapa desainer yang, dari segi teknis, saya rasa cukup menonjol di Sribu.com. Salah satunya adalah sesama kandidat Designer of the Year 2012 di Sribu.com, yakni Ichis. Saya bisa lihat Ichis memiliki bakat dalam bidang desain. Hal ini keliatan dari cara dia menangani desain. Ada lagi desainer lain yang menurut saya patut diperhitungkan yakni Ato. Mungkin dari segi kontes yang ia menangkan, belum banyak. Tapi, saya lihat desainnya bagus, eksekusinya halus. Potensi “bahaya” lah orang ini.

W: Apa sih rahasia Mr. Sanee bisa menjadi Designer of the Year 2012 dari Sribu.com?

S: Jujur saja, saya ngga punya rahasia apa-apa. Saya tuh ibarat Mr. Crab yang di Spongebob itu, kalau ditanya apa rahasia lezat burgernya, ya sebenarnya tidak ada rahasianya. Hanya satu hal yang saya percayai, desain adalah sebuah proses. Jadi, kalau mau jadi desainer sukses, kamu harus bisa membal seperti bola tennis. Jangan seperti bola kaca, yang sekali jatuh langsung pecah. Desainer yang handal harus berani “digebukin” dulu. Selain itu, ya tentu saja didukung dengan kemampuan teknis yang mumpuni. Sudah kok, itu aja rahasianya.

“Saya tuh ibarat Mr. Crab yang di Spongebob itu, kalau ditanya apa rahasia lezat burgernya, ya sebenarnya tidak ada rahasianya. Hanya satu hal yang saya percayai, desain adalah sebuah proses. Jadi, kalau mau jadi desainer sukses, kamu harus bisa membal seperti bola tennis. Jangan seperti bola kaca, yang sekali jatuh langsung pecah”

W: Mr. Sanee ini kan sudah bisa dikatakan “master”-nya desain packaging. Ada nggak saran-saran yang bisa diberikan kepada desainer packaging pemula?

S: Bicara secara teknis ya, menurut saya desain itu kan masalahnya adalah mata ya, pencitraan. Jadi, harus sering mengamati cara orang mendesain biasanya seperti apa. Tapi, tentunya harus cari panutan desain yang bagus dulu, jangan cari yang desain asal-asalan. Lalu, kita lihat, amati, tapi jangan langsung ditiru, atau istilahnya ATM – amati, tiru, modifikasi. Itu nggak benar. Harus pahami dulu konsepnya kenapa dibuat seperti ini.

W: Apakah ada pesan-pesan singkat untuk desainer-desainer di Sribu.com?

S: Desainer itu harus selalu berkompetisi. Kenapa? Karena, ibarat pisau, taste dan skill desain harus selalu diasah agar menjadi tajam, tidak tumpul. Jadi, ya sering-seringlah ikut kompetisi desain di Sribu.com.

W: Terakhir nih, ada nggak pesan dan saran untuk Sribu.com?

S: Saya sih harapannya Sribu.com bisa terus maju dan berkembang. Harus terus eksis, karena Sribu.com merupakan ajang bagi para desainer untuk bisa mengasah diri agar tidak tumpul. Makanya, kalau bisa Sribu.com memperbanyak kontes desainnya, supaya saya semakin termotivasi untuk buka Sribu.com setiap pagi. Hehehe..

Demikian wawancara singkat Sribu dengan Mr. Sanee. Ingin menyimak artikel-artikel menarik lainnya dari Sribu.com? Be updated dengan like Facebook Fan Page Sribu.com dan follow Twitter account kita di @sribudotcom. Ada banyak informasi, tips desain dan bahkan tutorial menarik yang akan kita share juga di sana.

Salam,
Tim Sribu
^ Mr. Sanee


Ryan Gondokusumo

Ryan adalah founder dari Sribulancer, platform untuk mencari freelancer berkualitas dengan cepat dan tepat dan founder Sribu, platform jasa desain grafis online yang telah membantu lebih dari 2.000+ pelanggan. Spesialis UI dan UX design, team building, pengembangan produk, strategic marketing, digital marketing. Anda dapat ngobrol dengan Ryan di twitter via @redjohn_G

  • wenes123

    Congrats Mr. Sanee 🙂

  • Ega pamungkas

    Sangat inspiratif nih master packaging design indonesia

  • harus bilang waAw neh hehe… semangat ya buat manteman yg lain 😀