10-business-ideas-that-changed-the-world-1

Seringkali perusahaan menghadapi permintaan yang lebih besar dari kemampuan mereka, baik mereka yang memulai bisnis dengan modal kecil, maupun perusahaan besar. Di sini outsourcing dapat menjadi cara yang sangat berguna untuk mengelola kelebihan tugas-tugas tersebut. Tapi faktor apa saja yang harus dipertimbangkan ketika memilih partner outsourcing? Inilah beberapa tips sederhananya.

Tetap pada tujuan yang jelas

Ketika melakukan perjanjian, penting untuk kedua belah pihak mengerti apa tujuan yang ingin dicapai. Tentu saja kita bertujuan untuk mencapai keuntungan finansial, tetapi juga perbaikan di bidang lain seperti pelayanan pelanggan, respon cepat, dan peningkatan kualitas. Pengukuran strategi juga menjadi kunci – bagaimana Anda saat ini melacak proses dan melaporkan hal itu? Apakah tugas ini terselesaikan dengan outsourcing, atau harus ada pembenahan? Sebuah rencana kuat di awal akan mengurangi permasalahan ketika pelaksanaan.

tujuan

Tetap pada peran Anda

Memilih untuk outsourcing mungkin memiliki arti bahwa Anda mencari perubahan dalam bisnis, jadi perlu diingat bahwa perusahaan Anda tetap masih bertanggung jawab pada proses tersebut. Partner outsourcing  tidak dapat bertanggung jawab jika terjadi perubahan ‘budaya kerja’ atau proses berbeda dalam bisnis Anda. Partner ada untuk membantu, tetapi Anda harus mempertahankan kepemilikan dan secara aktif dan tetap mengelola hubungan yang baik. Yang paling penting, jangan pernah menyerahkan masalah kepada tenaga kerja outsourcing. Jika ada hal-hal yang tidak bekerja dengan baik di perusahaan, Anda harus memahami penyebabnya sebelum memilih melakukan outsourcing. Mendelegasikan masalah pada perusahaan lain tentu tidak akan menyelesaikan masalah.

Jauhkan karyawan dari kekhawatiran

Tenaga kerja fulltime Anda mungkin akan mulai bertanya-tanya jika Anda mulai mulai memilih partner outsourcing. Mereka cenderung memiliki kekhawatiran tentang keamanan pekerjaan mereka sendiri. Tentu saja ini dapat menimbulkan kegelisahan yang terus berkembang. Jangan sampai kegelisahan mereka bertemu dengan kegagalan Anda dalam mengontrol akses komunikasi. Anda harus bisa mengelola rumor yang ada dan berbagai berita-berita yang menimbulkan ketidakharmonisan dengan baik sehingga perubahan besar dapat disampaikan dan diperkenalkan kepada karyawan. Ingatlah, karyawan full time Anda juga memangku kepentingan dalam perubahan menuju kesuksesan!

189261_image

Apakah Anda memiliki sumber daya?

Meskipun outsourcing menjadi proses yang dapat membuat Anda meraih jauh lebih dari kemampuan dengan keterbatasan sumber daya perusahaan, proses ini tetap harus memiliki kehadiran dalam bisnis Anda. Mungkin Anda perlu berkaca pada aspek-aspek tertentu dari tim proyek partner outsourcing Anda, yang berarti bisa apa saja mulai dari manajer proyek hingga sumberdaya IT. Kemitraan berarti Anda bekerja sama dengan pihak lain, maka sebaiknya ini bekerja dua arah, jadi pastikan bahwa sumber daya yang relevan tersedia dan bahwa Anda dapat menangani kebutuhan partner.

outsourcing 2

Transfer pengetahuan pada partner – tetapi jangan keluar dari bisnis Anda

Ketika proses outsourcing pada partner Anda, tentu sangat penting untuk mentransfer seluruh pengetahuan Anda. namun, ketika proses outsourcing untuk waktu lama, akan sangat mungkin semua pengetahuan dari proses terlupakan dalam bisnis Anda sendiri. Jika partner tahu lebih banyak tentang proses Anda, ini dapat menyebabkan masalah nantinya. Menjaga pengetahuan tentang proses yang menghidupi bisnis Anda memungkinkan untuk melakukan perubahan dan pengembangan, dan akan memperlancar transisi jika suatu saat Anda mengambil alih kembali pekerjaan itu.

Pahami dengan seksama lima tips di atas sebelum memulai outsourcing. Tips ini memang sederhana, tetapi ini bisa disebut sebagai dasar dan juga kunci penting agar Anda tidak salah dalam memilih partner outsourcing.


Ryan Gondokusumo

Ryan adalah founder dari Sribulancer, platform untuk mencari freelancer berkualitas dengan cepat dan tepat dan founder Sribu, platform jasa desain grafis online yang telah membantu lebih dari 2.000+ pelanggan. Spesialis UI dan UX design, team building, pengembangan produk, strategic marketing, digital marketing. Anda dapat ngobrol dengan Ryan di twitter via @redjohn_G